Thursday, October 5, 2017

Cerita Dewasa Seks Dengan Cinta Pertama

Cerita Dewasa Seks Dengan Cinta Pertama

bukuceritadewasaonline - Saat itu aku masih kuliah semester dua. Aku punya pacar, namanya Duta, kami berpacaran sejak duduk di bangku kelas 3 SMA. Tp waktu SMA kami nggak pernah ngapa-ngapain palingan jg cuma pegang-pegang tangan. Nah, waktu itu aku pulang kuliah sekitar jam lima sore, seperti biasa Duta nungguin aku di depan fakultas buat nganterin aku pulang ke rumah. Terus aku nyelutuk ke Duta.
“Say, kita maen dulu yuk, ke rumah siapa kek gitu, malas nih di rumah” terus Duta balas
“Ke tempat kost baru si Vania yuk.” Akhirnya sore itupun kami ke tempat Kost baru Vania.

Ternyata sampai disana pas banget si Vania baru mau keluar, janjian keluar sama pacar baru katanya. Tp si Vania titipin kunci, katanya “Kamu berdua disini aja dulu, jagain kost gue, kan masih baru takut ada yg nyuri” kami berdua pun terpaksa menuruti kemauan Vania.

Tempat kost Vania lumayan gede, ranjangnya pun lumayan gede. Kami berdua lalu duduk di atas ranjang sambil selonjoran. Aku menyalakan tv, ternyata DVD jg masih posisi menyala. Aku pikir mungkin Vania lupa matiin DVD-nya, tp aku jg penasaran dgn film yg di tonton Vania, akhirnya aku memutarnya. Ternyata oh ternyata isi DVD itu adalah film xxx.

Aku tercengang beberapa detik, sdh mau meraih remote lagi dan akan mematikannya tp tanganku di tahan oleh Duta “Nggak usah di matiin kita nonton aja ya” aku menatap Duta ragu lalu mengangguk.

Cerita Dewasa Seks Dengan Cinta Pertama

Kami berdua duduk bersebelahan di atas ranjang. Sejak awal mulai film aku menggenggam tangan Duta, film pun berlangsung dgn menampilkan adegan-adegan syur.

Ini bukan pertama kalinya aku nonton film xxx tp entah kenapa rasanya kali ini berbeda, mungkin karena ada Duta di sampingku. Aku mulai agak deg-degan saat tangan Duta berpindah ke atas pahaku yg bercelana jeans dan mengelus-elusnya. Aku merasakan sensasi yg agak aneh. Aku melirik Duta, dia tampak serius melihat tv, aku pun makin merasa aneh, aku mulai terangsang. Lalu Duta meraih kepalaku dan menyandarkannya di bahunya sambil terus mengelus-elus rambutku dan tetap menonton adegan demi adegan.

Lalu aku menatap wajah Duta, Duta juga menatapku dan tiba-tiba semuanya terjadi begitu saja. Duta menciumku, bukan ciuman ringan seperti biasanya, ciumannya kali ini bernafsu. Posisi duduk kami pun berubah, entah bagaimana aku sdh di tindih oleh tubuh Duta, sambil terus melumat bibirku dgn nafsu, kurasakan tangannya mulai membuka kancing bajuku.

Setelah selesai dengan bajuku kini Duta mulai membuka celana jeansku yang memang agak ketat. Duta berhasil menarik jeans dan CDku dlm sekali tarikan, kini aku hanya mengenakan BH berwarna hitam yang sebenarnya tidak mampu menampung payudaraku yg berukuran 36B. Duta dengan secepat kilat membuka seluruh pakaiannya, hanya CD yang ia kenakan.

Duta kembali melumat bibirku, kedua tangannya meremas-remas payudaraku yang masih tertutup BH, aku mulai merasakan meqi ku basah dan aku merasakan juga sebuah benda tumpul di atas perutku. Aku menutup mata dan merasakan sensasi nikmatnya.

Duta meremas payudaraku dengan keras, aku mendesah pelan. Sakit tapi nikmat. Bibir Duta turun ke leherku, dia menjilat dan mencium leherku dengan liar. Aku merasakan jari-jari Duta yang dingin menyentuh bibir meqi ku, aku mendesah pelan.

Cerita Dewasa Seks Dengan Cinta Pertama - Dua jari Duta kurasakan meraba dan sesekali meremas bibir meqi ku yg sdh basah. Pelan tp pasti jari Duta mulai menyeruak masuk ke dlm lubang meqi ku.

“Okkhhh..” desahku pelan.

Kurasakan 2 jari Duta mengocok lubang meqi ku, awalnya pelan lalu semakin lama semakin cepat, tak sadar aku pun mendesah kenikmatan. Lidah Duta lalu turun ke payudaraku ku dan mengisap putingnya sampai keluar. Sepongan Duta nikmat sekali aku merasa seperti melayang di atas awan.

Duta makin keras menyepong puting payudara ku sementara jarinya makin dlm dan makin cepat mengocok meqi ku.

“Okkh Okkh saaayyyyyyy, nikmat, tsrus sayy lagi okhh okhh okhh ,” desahku.

Cerita Dewasa Seks Dengan Cinta Pertama

Lalu aku merasakan sesuatu seperti akan keluar meledak dari dlm tubuhku. Beberapa kemudian aku mengerang panjang.

baca juga : Cerita Dewasa Seks Dengan Pembantuku yang Polos

“Saaaaaaaayyyyyyyyyyyyy,” Duta menciumku, lalu menatapku dalam.
“Aku masukin ya sayy.” tanyanya halus. Aku balas menatapnya
“Tp pelan ya sayy.” Duta mengangguk, dia lalu membuka CD nya.

Aku melihat penisnya yg panjang dan lumayan besar. Duta lalu membuka lebar pahaku. Dia mengusap bibir meqi ku, lalu menempelkan ujung penisnya di bibir meqi ku, aku merasakan sesuatu yg sangat keras di bibir meqi ku. Duta menggesek-gesekan batang penisnya di bibir meqi ku sambil menutup matanya kelihatan sekali dia menikmati gesekan-gesekan tersebut. Malah aku yg seperti tak sabar ingin di masukin penis Duta, aku lalu merengek manja

“Sayyyyy, cepat masukin, aku udah nggak tahan.” Duta membuka matanya, lalu memegang penisnya kemudian mencoba menusuk lubang meqi ku.

Awalnya meqi ku terasa perih, sakitnya luar biasa ketika penis Duta yg panjang dan besar itu memaksa masuk ke dalam meqi ku. Aku merintih seiring dengan batang penis yg masuk ke dlm lubang meqi ku.

“Tahan ya say,” bisik Duta lembut di telingaku.
Aku merangkul leher Duta dan mendekapnya erat, rasa perihnya belum hilang.

“Udah masuk semua sayang, bilang ya kalau mau aku genjot,”ujar Duta pelan.

Beberapa menit kemudian aku merasa terbiasa dengan benda keras dan besar dalam meqi ku, aku menatap Duta dan mengangguk pelan.


Lalu, Duta mulai menggenjot meqi ku. Awalnya pelan di iringi dengan desahan kami berdua. Aku sudah tidak merasakan perih lagi tergantikan dengan rasa yang sangat nikmat, aku memejamkan mataku dan menikmatinya.

“Say cepetin,” bisik ku.

Duta pun mempercepat genjotannya.

“Okhh Okhh Okhh Aliiikkaaaaaaa Okhh Okhh meqi mu nikmat sekali Okhh Okhh ,” desah Duta.

Makin lama genjotan Duta makin cepat dan semakin dalam, aku seperti melayang di atas awan. tak lama Duta mengerang.

“Sayyyy aku mau nyampeeeeee,” sedetik kemudian Duta meremas payudara ku kencang di iringi dgn erangan kami berdua “oooooookkkhhhhhhhh” Duta dengan cepat mengeluarkan penisnya dari dalam meqi ku dan menyemprotkan cairan kenikmatannya di atas perutku.

Duta pun jatuh disebelah ku sambil bermandi peluh. Aku bangkit dari kasur dan melihat ada bercak darah

“Duhh gawat say, ada darahnya bisa ketahuan kita.” aku merengut melihat bercak darah itu.
“Kamu bersihin meqi kamu dulu, biar aku yg bersihin ini.” Aku lalu ke kamar mandi dan membersihkan perutku yang ketumpahan air kenikmatan Duta dan membersihkan meqi ku yang juga terasa lengket.

Saat keluar kamar, aku melihat bercak darah itu sudah hilang terganti dengan bercak air, Duta lalu gantian membersihkan dirinya. Sepuluh menit kemudian kami sudah berpakaian kembali, tepat saat pintu kamar Vania di ketuk. Rupanya Vania sudah pulang untung saja kami tidak kepergok.

“Eh, tadi kasur lo ketumpahan air,” Jelasku sebelum Vania bertanya tentang kasurnya yang basah.
Vania hanya mengangguk tanpa curiga sama sekali kalau kami baru selesai ngesex di kamar kostnya.

Lalu kami berdua pun berpamitan pulang. Duta mengantarku dengan mobilnya.
“Terima kasih ya say, aku minta maaf kalau tadi agak sakit.” kata Duta sambil menggenggam erat tanganku.

“Nggak pa pa say, aku nikmatin kok.” balasku. Duta menatapku dengan sayang.
“Nanti aku pengen lagi masih bisa kan?” tanya Duta.

Aku mengangguk. Kami mampir makan dulu sebelum Duta mengantarku pulang ke rumah. Sebelum aku turun dari mobilnya Duta mencium bibirku dalam dan meremas kuat payudara ku.

Itulah cerita sex pertamaku dengan pacar yang kuanggap sebagai cinta pertamaku.

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.